Dolomit untuk Sawit: Fungsi, Waktu Tabur, dan Cara Menentukan Dosis

Kalau Anda mengetik “dosis dolomit untuk sawit umur 3 tahun” di Google, Anda tidak sendirian: pertanyaan tentang dolomit untuk sawit adalah kueri dolomit yang paling banyak muncul, terutama dari Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, Riau dan Kalimantan Barat. Artikel ini menjelaskan kenapa sawit membutuhkan dolomit, kapan menaburnya, dan bagaimana menentukan dosis yang tepat untuk kebun Anda.
Kenapa sawit membutuhkan dolomit?
Sebagian besar kebun sawit berada di tanah mineral masam dan lahan gambut. Di tanah seperti ini ada dua masalah sekaligus: pH rendah membuat hara sulit diserap, dan magnesium mudah tercuci hujan. Dolomit menjawab keduanya karena membawa kalsium dan magnesium (baca: pupuk dolomit, kandungan dan fungsinya).
Gejala sawit kekurangan magnesium yang umum dikenal adalah orange frond: pelepah tua di bagian bawah menguning hingga oranye, terutama pada sisi yang terkena sinar matahari, sementara pelepah muda tetap hijau.
Minat dolomit di provinsi sawit

Kapan dolomit ditabur?
- Persiapan lubang tanam. Pada sawit baru tanam, dolomit dicampurkan ke tanah galian lubang tanam sebelum bibit ditanam.
- Tanaman belum menghasilkan (TBM) dan tanaman menghasilkan (TM). Dolomit ditabur merata di piringan, di area tempat akar serabut aktif.
- Musim. Hindari menabur tepat sebelum hujan sangat lebat yang bisa menghanyutkan tepung dari piringan, dan hindari tanah yang sangat kering berdebu saat angin kencang.
- Jeda dengan pupuk nitrogen. Jangan menabur dolomit bersamaan dengan urea atau ZA. Beri jeda supaya nitrogen tidak banyak hilang menguap.
Cara menentukan dosis dolomit untuk sawit

Tidak ada satu angka dosis yang berlaku untuk semua kebun. Kebutuhan dolomit bergantung pada pH tanah, kandungan aluminium dapat ditukar (Al-dd), jenis tanah (mineral atau gambut), umur tanaman, dan gejala defisiensi yang terlihat. Karena itu kebun besar biasanya mengikuti rekomendasi hasil analisis tanah dan daun.
- Ambil sampel tanah per blok dengan kondisi serupa, lalu uji pH dan Al-dd di laboratorium tanah.
- Minta rekomendasi kebutuhan kapur dari laboratorium, agronom kebun, atau penyuluh. Hasil analisis daun membantu melihat status magnesium.
- Tabur sesuai rekomendasi, bagi menjadi beberapa kali aplikasi bila jumlahnya besar.
- Uji ulang pada tahun berikutnya dan sesuaikan.
Punya hasil uji tanah? Kirim ke admin kami di WhatsApp 0823-2292-4990, kami bantu membaca dan menghitung kebutuhan karungnya.
Dolomit di lahan gambut
Gambut umumnya sangat masam dan miskin basa. Pengapuran membantu, tetapi di gambut perbaikan pH berjalan lambat dan perlu diikuti pengelolaan air yang baik. Pemberian bahan organik yang matang dan asam humat juga membantu memperbaiki kondisi sekitar akar.
Kombinasi dengan pupuk lain
- Humic Acid (asam humat) untuk memperbaiki struktur tanah dan membantu hara bertahan.
- Booster Sawit, pupuk hayati cair, sesuai petunjuk label.
- Trichoderma untuk kesehatan akar dan pencegahan penyakit tular tanah: Trichoderma untuk kelapa sawit.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mesh berapa yang cocok untuk sawit?
Mesh 80 dan mesh 100 sama-sama bisa dipakai untuk tabur piringan. Mesh 100 lebih halus sehingga bereaksi lebih cepat.
Apakah dolomit bisa dicampur NPK?
Sebaiknya diberikan terpisah dengan jeda, terutama dari pupuk yang mengandung nitrogen amonium seperti urea dan ZA.
Bisa kirim ke luar Jawa?
Bisa. Pembelian partai dikirim ke seluruh Indonesia, dengan ongkir dihitung sesuai jumlah dan tujuan. Hubungi 0823-2292-4990.
