🌿 Supplier & Distributor Resmi Bio AgroTechnology Indonesia β€’ Produk Organik Bersertifikat
Panduan Budidaya

Cara Merawat Durian agar Cepat Berbuah dan Tidak Rontok

Sampul panduan merawat durian agar cepat berbuah dan tidak rontok dari Grha Indonesia Organik

Durian yang tidak mau berbuah biasanya bukan karena kurang pupuk, melainkan karena pohon tidak pernah diberi sinyal untuk berpindah dari fase tumbuh ke fase berbuah. Sinyal itu datang dari tiga hal: akar yang sehat, masa kering yang cukup, dan pergeseran nutrisi dari nitrogen ke kalium. Panduan ini menjelaskan urutannya, lengkap dengan cara mencegah busuk pangkal batang yang menjadi pembunuh nomor satu pohon durian.

Ringkasan cepat

  • Durian hasil sambung atau okulasi umumnya mulai berbuah pada umur 4 sampai 5 tahun, sedangkan dari biji bisa 8 sampai 12 tahun.
  • Penyebab paling umum durian rajin daun tapi malas bunga adalah nitrogen berlebih dan tidak adanya masa kering.
  • Busuk pangkal batang oleh Phytophthora palmivora adalah ancaman terbesar, dan pencegahannya jauh lebih murah daripada pengobatannya.
  • Durian sangat tidak tahan genangan. Drainase yang buruk membunuh lebih banyak pohon daripada hama mana pun.
  • Rontok buah muda pada minggu ke-4 sampai ke-8 setelah bunga mekar adalah fase paling rawan dan bisa ditekan lewat nutrisi dan kecukupan air yang stabil.

Umur berapa durian seharusnya mulai berbuah?

Pertanyaan ini penting dijawab lebih dulu, karena banyak pekebun menganggap pohonnya bermasalah padahal usianya memang belum waktunya. Durian yang ditanam dari bibit sambung pucuk atau okulasi umumnya mulai berbunga pada umur 4 sampai 5 tahun, dan mencapai produksi stabil sekitar umur 8 sampai 10 tahun. Durian yang ditanam dari biji jauh lebih lama, biasanya 8 sampai 12 tahun, dan sifat buahnya belum tentu sama dengan induknya.

Kalau pohon sambung Anda sudah lewat umur 6 tahun, tinggi lebih dari 4 meter, batang kokoh, tetapi belum pernah berbunga sama sekali, barulah wajar dicurigai ada yang salah pada perawatan. Bagian berikut membahas penyebabnya satu per satu.

Lima penyebab durian tidak mau berbunga

Pertama, nitrogen berlebih. Ini penyebab paling sering. Pupuk tinggi nitrogen membuat pohon terus mendorong tunas dan daun baru. Selama pohon merasa masih dalam masa tumbuh, ia tidak akan mengalihkan energi ke pembentukan bunga. Gejalanya khas: daun sangat rimbun, hijau tua, tunas air banyak, tetapi tidak ada tanda bunga.

Kedua, tidak ada masa kering. Durian membutuhkan periode kering untuk memicu pembungaan. Di kebun yang disiram rutin sepanjang tahun atau di daerah yang hujannya merata tanpa jeda, pohon tidak pernah mendapat sinyal itu.

Ketiga, akar bermasalah. Akar yang terserang patogen atau tergenang tidak mampu menyerap hara, sekalipun pupuk sudah diberikan. Pohon dalam kondisi tertekan akan mempertahankan diri, bukan berbuah.

Keempat, tajuk terlalu rimbun. Cahaya matahari tidak menembus ke bagian dalam tajuk. Bunga durian muncul pada cabang yang cukup mendapat cahaya, sehingga tajuk yang tidak pernah dipangkas mengurangi titik pembungaan.

Kelima, pH tanah tidak sesuai. Durian tumbuh baik pada tanah agak masam sampai netral. Pada tanah yang terlalu masam, serapan fosfor dan kalsium terganggu, dan keduanya berperan pada pembentukan bunga serta kekuatan tangkai buah.

Langkah 1: Perbaiki drainase dan struktur tanah

Ini langkah yang tidak bisa ditawar. Durian termasuk tanaman yang paling tidak tahan genangan. Akarnya membutuhkan oksigen, dan tanah yang jenuh air selama beberapa hari saja sudah cukup memicu pembusukan akar sekaligus membuka pintu bagi Phytophthora.

Yang perlu dilakukan:

  • Tanam durian di gundukan atau guludan, terutama pada lahan datar dan tanah berat.
  • Buat saluran drainase yang benar-benar mengalir, bukan sekadar parit yang menampung air.
  • Jangan menimbun pangkal batang dengan tanah atau mulsa tebal. Pangkal batang yang selalu lembap adalah tempat masuk favorit patogen.

Untuk tanah yang sudah memadat dan miskin bahan organik, pembenah tanah membantu memperbaiki struktur dan daya ikat hara. HUMIC ACID Asam Humat dapat diberikan dengan dosis 1 sampai 2 gram per liter air untuk pengocoran, atau ditebar merata pada piringan pohon sesuai anjuran kemasannya.

Langkah 2: Lindungi pangkal batang dari Phytophthora

Busuk pangkal batang, sering disebut kanker batang atau stem canker, disebabkan oleh jamur Phytophthora palmivora. Penyakit ini bertanggung jawab atas kematian pohon durian produktif di banyak sentra, dan menyerang justru ketika pohon sudah bernilai tinggi.

Kenali gejalanya sejak dini:

  • Muncul lendir atau eksudat berwarna cokelat kemerahan di batang, sering di dekat pangkal.
  • Kulit batang di area itu berubah warna, agak basah, dan bila dikerok bagian dalamnya berwarna cokelat.
  • Daun pada cabang di atas area terserang menguning lalu rontok.
  • Pada serangan akar, pohon terlihat layu di siang hari meski tanah lembap.

Trichoderma sp. bekerja sebagai jamur antagonis yang menempati ruang di sekitar perakaran, sehingga patogen tanah lebih sulit berkembang. GMN Trichoderma diaplikasikan mengikuti label kemasannya:

  • Media persemaian: dicampur tanah dengan perbandingan 1 banding 1.
  • Sebelum tanam: 100 gram dicampur dengan 50 kg kompos, lalu disebar pada lubang dan area tanam.
  • Pohon yang sudah tumbuh: 100 gram dilarutkan dalam sekitar 14 liter air, dikocorkan pada pangkal batang dan area perakaran.

Aplikasi paling efektif dilakukan saat tanah lembap, misalnya di awal musim hujan, agar mikroba cepat mapan. Ingat untuk tidak mencampurnya dengan fungisida kimia dalam satu tangki, dan beri jeda 5 sampai 7 hari bila keduanya memang harus dipakai.

Langkah 3: Geser nutrisi dari fase tumbuh ke fase buah

Inilah kunci yang paling sering keliru. Durian butuh dua paket nutrisi yang berbeda pada dua fase yang berbeda, dan memberikan paket yang salah di waktu yang salah adalah alasan utama pohon rimbun tanpa bunga.

FaseKebutuhan utamaTujuan
Vegetatif (setelah panen sampai tunas matang)Nitrogen lebih dominanMemulihkan pohon, membangun daun dan cabang baru
Menjelang pembungaanNitrogen dikurangi, kalium dan fosfor dinaikkanMendorong pembentukan mata bunga
Pembungaan sampai buah mudaKalsium, boron, kaliumMenguatkan tangkai, menekan kerontokan
Pembesaran buahKalium dominanMenambah bobot, kualitas daging, dan rasa

Pada fase vegetatif, Vertine Grow NPK cair membantu pemulihan pohon setelah panen. Menjelang dan selama pembesaran buah, kebutuhannya bergeser ke kalium, yang bisa dipenuhi dengan Vertine K atau DARA pembesar buah dan umbi.

Untuk pekebun yang ingin satu produk khusus durian, FORTUNE Booster Durian mencantumkan dosis berbeda menurut umur tanaman pada labelnya: 3 sampai 4 gram per liter air untuk tanaman yang masih kecil, dan 8 sampai 10 gram per liter air untuk tanaman yang sudah produktif, dikocorkan ke seluruh bagian bawah tanaman.

Sementara BEN SUBUR Durian dipakai lewat penyemprotan, dengan aturan pada kemasannya: pada pembibitan 1 tutup botol dicampur 15 liter air setiap 5 sampai 7 hari sekali, dan untuk pemupukan 1 tutup botol dicampur 5 liter air, disemprotkan 4 kali berturut-turut dengan jarak seminggu, lalu diulang 3 sampai 6 bulan sekali.

Langkah 4: Memicu pembungaan dengan masa kering

Durian berbunga setelah mengalami cekaman air ringan. Di alam, ini terjadi saat musim kemarau. Di kebun yang dikelola, prinsipnya ditiru dengan cara berikut.

  1. Pastikan tunas sudah matang. Daun terakhir harus sudah tua dan berwarna hijau tua, tidak sedang bertunas muda. Memaksa pembungaan saat pohon masih bertunas hanya membuang energi.
  2. Hentikan penyiraman secara bertahap selama sekitar 2 sampai 4 minggu, sampai daun terlihat sedikit layu di siang hari namun pulih di pagi hari. Ini batas yang harus dijaga, jangan sampai pohon benar-benar kekeringan.
  3. Kurangi nitrogen, naikkan kalium dan fosfor pada periode ini.
  4. Setelah bakal bunga terlihat, mulai siram kembali secara bertahap. Menyiram mendadak dalam jumlah besar justru bisa merontokkan bunga dan memicu tunas daun baru.

Perlu dicatat, teknik ini lebih mudah diterapkan pada kebun dengan drainase baik dan pohon yang sehat. Pada pohon yang akarnya bermasalah, cekaman air justru berbahaya. Itu sebabnya langkah 1 dan 2 harus beres lebih dulu.

Langkah 5: Penyerbukan dan mencegah rontok buah muda

Bunga durian mekar pada sore sampai malam hari dan penyerbuk alaminya sebagian besar adalah kelelawar dan ngengat. Di kebun yang dekat permukiman atau yang lingkungan sekitarnya sudah banyak berubah, populasi penyerbuk sering menurun, sehingga banyak bunga gugur tanpa jadi buah.

Penyerbukan bantuan dapat dilakukan pada malam hari dengan memindahkan serbuk sari memakai kuas halus ke kepala putik bunga yang sedang mekar. Praktik ini terbukti meningkatkan jumlah buah jadi, terutama pada varietas yang penyerbukan sendirinya kurang baik.

Setelah buah terbentuk, fase paling rawan adalah minggu ke-4 sampai ke-8. Kerontokan pada fase ini umumnya dipicu oleh:

  • Kekurangan atau ketidakstabilan air, terutama pergantian mendadak dari kering ke sangat basah.
  • Kekurangan kalsium dan boron yang membuat tangkai buah lemah.
  • Jumlah buah terlalu banyak melebihi kemampuan pohon menopang.
  • Serangan penggerek buah.

Penjarangan buah adalah tindakan yang terasa berat tetapi perlu. Membiarkan semua buah bertahan justru berakhir dengan buah kecil-kecil atau rontok massal. Sisakan jumlah buah yang sesuai dengan umur dan kekuatan pohon, dan pilih buah dengan bentuk paling baik pada cabang yang kuat.

Langkah 6: Kendalikan penggerek buah dan hama pengisap

Penggerek buah durian meninggalkan lubang kecil dengan serbuk kotoran di permukaan kulit, dan larvanya merusak daging buah dari dalam. Kerugiannya besar karena menyerang justru saat buah hampir bernilai jual.

Untuk pengendalian hayati, Beauveria bassiana dipakai dengan melarutkan 100 gram dalam kurang lebih 14 liter air atau satu tangki, disemprotkan pada sore hari karena spora rusak oleh sinar ultraviolet. Untuk hama tanah dan serangga dewasa di sekitar pertanaman, GMN Metarhizium dilarutkan 100 gram dalam 15 sampai 20 liter air per tangki.

Karena aplikasi hayati mengandalkan spora yang harus menempel dan bertahan, penambahan Glumax perekat dan perata membuat larutan tidak mudah luruh oleh embun atau hujan ringan. Sanitasi kebun juga penting: buah yang jatuh dan terserang sebaiknya dikumpulkan dan dimusnahkan, bukan dibiarkan di bawah pohon.

Pemangkasan: pekerjaan kecil dengan pengaruh besar

Banyak pekebun durian enggan memangkas karena takut mengurangi hasil. Kenyataannya justru sebaliknya. Tajuk yang terlalu rapat menghalangi cahaya masuk, menahan kelembapan di dalam kanopi, dan menciptakan lingkungan yang disukai jamur serta hama. Bunga durian membutuhkan cabang yang cukup mendapat cahaya, sehingga tajuk yang tidak pernah ditata justru mengurangi titik pembungaan.

Waktu terbaik memangkas adalah segera setelah panen, saat pohon memasuki fase pemulihan dan belum membentuk mata bunga. Memangkas menjelang atau saat pembungaan berisiko membuang calon bunga sekaligus mengganggu keseimbangan pohon.

Yang perlu dipangkas:

  • Tunas air, yaitu tunas tegak yang tumbuh dari batang atau cabang utama. Tunas ini menyedot energi tanpa menghasilkan buah.
  • Cabang yang saling bersilangan dan bergesekan, karena luka gesekan adalah pintu masuk patogen.
  • Cabang kering, patah, atau terserang penyakit, dipotong sampai ke jaringan sehat.
  • Cabang terlalu rendah yang hampir menyentuh tanah, karena percikan tanah saat hujan membawa spora patogen ke daun dan batang.

Gunakan alat yang tajam dan bersih. Sterilkan gunting atau gergaji setiap berpindah pohon, terutama bila salah satu pohon menunjukkan gejala penyakit, karena alat pangkas adalah salah satu jalur penularan yang paling sering diabaikan. Luka pangkas berukuran besar sebaiknya diolesi penutup luka agar tidak menjadi tempat masuk jamur.

Jadwal perawatan durian menurut fase

PEMULIHANsetelah panenpangkas + NTUNAS MATANGdaun hijau tuakurangi NINDUKSIkurangi air 2–4minggu, K naikBUNGAsiram bertahapbantu serbukiBUAHCa + boron,jarangkan buahSetelah panen, pohon kembali ke fase pemulihantitik paling menentukanMemaksa induksi saat pohon masih bertunas muda hanya membuang energi. Pastikan daun terakhir sudah tua sebelum mengurangi air.
Durian berbuah karena urutan, bukan karena satu tindakan. Setiap fase menyiapkan fase berikutnya, dan melompati satu fase membuat sisanya gagal. Titik paling menentukan ada di induksi — dan syaratnya tunas sudah matang lebih dulu.
FaseTindakan utamaCatatan penting
Setelah panenPemangkasan, pemulihan, pupuk dominan nitrogen, aplikasi TrichodermaFase membangun kembali cadangan pohon
Pematangan tunasKurangi nitrogen, biarkan daun menuaJangan pancing pembungaan saat masih bertunas
Induksi bungaKurangi air 2 sampai 4 minggu, naikkan kalium dan fosforJaga jangan sampai kekeringan berat
Bunga mekarSiram bertahap, bantu penyerbukan malam hariHindari penyiraman mendadak berlebihan
Buah mudaKalsium dan boron, penjarangan buah, pantau penggerekFase paling rawan rontok
Pembesaran buahKalium dominan, air stabilMenentukan bobot dan kualitas daging

Kesalahan yang paling sering merugikan pekebun durian

  1. Menimbun pangkal batang dengan tanah atau mulsa tebal, sehingga selalu lembap dan mengundang Phytophthora.
  2. Memberi pupuk tinggi nitrogen sepanjang tahun, yang membuat pohon terus bertunas dan enggan berbunga.
  3. Menyiram deras tepat saat bunga mulai muncul, yang justru merontokkan bunga.
  4. Membiarkan semua buah bertahan tanpa penjarangan, berakhir dengan buah kecil atau rontok massal.
  5. Baru mengobati setelah keluar lendir di batang. Pada tahap itu kerusakan sudah dalam dan penyelamatan jauh lebih sulit.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa lama durian sambung mulai berbuah?

Durian dari bibit sambung pucuk atau okulasi umumnya mulai berbunga pada umur 4 sampai 5 tahun, dan mencapai produksi stabil sekitar umur 8 sampai 10 tahun. Durian dari biji jauh lebih lama, sekitar 8 sampai 12 tahun.

Kenapa durian saya rimbun daunnya tapi tidak berbunga?

Penyebab paling umum adalah nitrogen berlebih dan tidak adanya masa kering. Pohon yang terus mendapat nitrogen akan terus mendorong tunas dan daun, sehingga tidak pernah beralih ke fase pembentukan bunga.

Apa penyebab buah durian rontok saat masih kecil?

Rontok pada minggu ke-4 sampai ke-8 biasanya dipicu ketidakstabilan air, kekurangan kalsium dan boron yang melemahkan tangkai buah, jumlah buah yang terlalu banyak, atau serangan penggerek buah.

Bagaimana mencegah busuk pangkal batang pada durian?

Perbaiki drainase, tanam di gundukan, jangan menimbun pangkal batang, dan berikan Trichoderma secara rutin di area perakaran. Pencegahan jauh lebih efektif daripada penanganan setelah lendir muncul di batang.

Apakah durian perlu dibantu penyerbukannya?

Pada banyak kebun, ya. Penyerbuk alami durian sebagian besar kelelawar dan ngengat yang aktif malam hari, dan populasinya menurun di daerah yang lingkungannya sudah banyak berubah. Penyerbukan bantuan dengan kuas halus pada malam hari meningkatkan jumlah buah jadi.

Kapan waktu terbaik memberi pupuk kalium pada durian?

Menjelang pembungaan dan selama fase pembesaran buah. Kalium berperan pada pembentukan mata bunga serta pada bobot dan kualitas daging buah.

Panduan lain yang berkaitan

Rujukan

Untuk pembaca yang ingin menelusuri dasar ilmiahnya, penjelasan mengenai marga jamur Trichoderma, sifat antagonisnya terhadap jamur patogen, dan perannya sebagai agens pengendali hayati dapat dibaca di Trichoderma di Wikipedia bahasa Indonesia.

Kesimpulan

Durian bukan tanaman yang merespons pupuk secara langsung, melainkan tanaman yang merespons kondisi. Akar yang sehat, drainase yang baik, pangkal batang yang kering, tunas yang matang, dan masa kering yang cukup adalah rangkaian sinyal yang membuat pohon memutuskan untuk berbuah. Pupuk hanya menyempurnakan keputusan itu, bukan menggantikannya.

Butuh bantuan menyusun jadwal pemupukan sesuai umur pohon dan jumlah tanaman di kebun Anda? Hubungi tim agronomi kami lewat WhatsApp di 0823-2292-4990.

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.